22.11.09

Atasi Demam Anak





TINGGINYA suhu badan pada anak sering menimbulkan fobia tersendiri bagi orang tua. Keyakinan untuk segera menurunkan panas dengan obat sudah melekat erat dalam benak orang tua.



Demam sering diidentikkan dengan penyakit sehingga saat demam berhasil diturunkan, orang tua merasa lega karena menganggap penyakit akan segera pergi bersama turunnya panas badan.

Padahal tak semua demam berbahaya bagi anak., demam justru bisa bermanfaat bagi tubuhnya untuk membangun daya tahan tubuh. Hal itu diungkapkan dokter anak Dr Paul Theissen. Dia menuturkan, berbagai penelitian mengatakan justru demam adalah proses adaptasi penting dari tubuh untuk bertahan dari infeksi. Sementara, sebagian besar orangtua berpikir bahwa demam adalah penyakit yang harus diobati.

"Seharusnya pengobatan anak yang demam dilakukan jika sudah merasa tidak nyaman atau sakit. Namun, jangan selalu berpikir demam harus diobati dan diturunkan begitu saja," ujar Theissen.

Demam dapat didefinisikan berbahaya ketika suhu tubuh berada di atas normal. Suhu demam untuk anak-anak, yaitu ketika suhu tubuh lebih tinggi dari 37,5 derajat Celsius ketika diukur dari mulut,37,2 derajat Celsius saat diukur dari ketiak atau di atas 38 derajat Celsius ketika diukur dari anus.

"Demam itu sendiri tidaklah berbahaya, tetapi penyakit yang mengikutinya. Jadi jika anak Anda demam atau gejala lain seperti lesu, menangis karena tidak nyaman, sakit tenggorokan, sulit bernapas dan pusing, maka segera cari pertolongan medis," tutur Theissen.

Menurut Dr H Hindra Irawan SpA (K) MTrop Paed, demam anak merupakan salah satu pertanda bahwa sistem imun atau kekebalan tubuh dalam diri anak sedang bekerja. Komponen-komponen sistem kekebalan tubuh seperti sel darah putih (leukosit) dan limfosit bekerja keras untuk melawan kuman. Sel-sel tersebut hanya bisa bekerja dengan lebih baik jika suhu tubuh dalam keadaan meningkat.

"Jika penyebab demam virus,berikan minum yangcukup dan istirahat. Indikator anak minum dengan cukup ialah buang air kecil setiap 4- 6 jam. Sementara, jika penyebabnya bakteri, baru diberikan antibiotik," ujar Dr Hindra.

Demam yang terjadi pada anak-anak umumnya karena infeksi kuman, baik virus maupun bakteri. Demam yang terjadi pada anak-anak biasanya tak berbahaya dan tak menyebabkan kerusakan otak atau kerusakan fisik. Dengan adanya demam, jumlah substansi antivirus di dalam tubuh pun ikut meningkat.

Untuk mengukur suhu tubuh anak, orang tua harus menggunakan termometer yang akurat. Jangan menilai panas tubuh anak hanya dengan meraba menggunakan tangan atau bagian tubuh lainnya.

"Untuk pengukuran suhu tubuh sekarang, sudah ada termometer seperti elektronik digital dan melalui telinga. Termometer gelas yang berisi air raksa sudah tidak direkomendasikan lagi karena berbahaya dan mengganggu kelestarian alam. Jadi meski kurang tepat, dianjurkan pengukuran melalui oral atau ketiak,"







Tips Atasi Batuk Anak




Imbauan ASI eksklusif patut diperhatikan. JIka bayi dilahirkan dengan kondisi sehat, pertumbuhan berat badannya sesuai standar dan memperoleh ASI eksklusif selama 6 bulan, boleh dijamin akan terbebas dari segala macam penyakit. “Kalaupun sakit, biasanya sangat ringan dan bisa diredakan dengan pemberian ASI saja. Apalagi pada bulan-bulan pertama, bayi masih memiliki antibodi milik ibunya yang diperoleh lewat ari-ari. Jadi sebenarnya ia bisa bebas dari penyakit.
Tradisi tidak mengizinkan bayi dibawa keluar sebelum usia 40 hari ada benarnya juga karena membuatnya tidak kena pengaruh pihak luar. Lewat usia 6 bulan biasanya lingkungan bayi makin meluas. Nah, setelah usia 6 bulan barulah penyakit biasanya mulai menjangkiti si kecil. Mengapa? Pertama, saat usia 6 bulan peran ASI mulai berkurang dengan adanya makanan tambahan semi padat. Kedua, setelah usia 6 bulan, bayi mulai mengenal lingkungan luar selain keluarganya.
Bahkan pada kenyataannya, sebelum usia 6 bulan banyak bayi yang sudah terserang batuk pilek. Penyebabnya, apalagi kalau bukan karena ia tak mendapat ASI eksklusif dengan berbagai alasan. “Akhirnya jumlah antibodi dalam tubuh bayi berkurang dan bayi jadi gampang sakit,” ujar staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta ini.
PENYAKIT RINGAN
Namun sekali lagi, penyakit yang menjangkiti bayi biasanya merupakan penyakit ringan dan penyebabnya adalah virus. Karena penyebabnya virus, mestinya batuk-pileknya tidak buru-buru diberi antibiotik. Antibiotik tidak dapat membunuh virus.
Tak perlu juga buru-buru memberinya obat karena obat yang dibilang ringan pun selalu memiliki efek samping.Jangan lupa, organ tubuh bayi belum matang. Oleh sebab itu, bila penyakitnya tidak berbahaya tak perlu diberi obat.
Sebagai langkah awal, cari penyebab batuk si kecil. Pemicu batuk yang paling sering adalah polutan seperti asap atau debu. Walau polutannya hanya sedikit tetap saja bisa menyebabkan bayi batuk. Oleh sebab itu, hindari merokok di dekat bayi atau di dalam rumah.
Air conditioner (AC) atau penyejuk ruangan bisa juga merupakan biang keladi batuk pilek pada bayi. Jadi, bayi sebenarnya lebih cocok berada di udara hangat dari pada udara dingin.
Ruangan ber-AC yang biasanya tertutup sangat memungkinkan virus yang ada di dalamnya tidak bisa keluar. Biarpun AC sanggup memfiltrasi kuman, tidak dijamin kuman yang menempel di pegangan pintu atau tepi tempat tidur bisa terhapus. Kalau seseorang di dalam ruangan itu sakit, ia akan dengan mudah menular padaorang lain yang masuk ke kamar tersebut. Namun bukan berarti bayi tidak boleh berada di ruangan ber-AC, hanya saja setiap hari jendela dan pintu ruang itu harus dibuka lebar-lebar sebagai jalan pergantian udara, dan tidak lupa membersihkan semua perabot di kamar itu secara teratur.
BERI BANYAK MINUM
Bagaimana dengan penanganan batuk-pilek si kecil? Untuk memperlancar hidung bayi yang tersumbat tetesi dengan larutan NaCl fisiologis yang bebas dibeli di mana saja dengan harga relatif sangat terjangkau. Larutan tersebut berfungsi mencairkan lendir dan biasanya dijual dengan kemasan 25 ml dan bertuliskan Sodium Chloride 0,9 %. “NaCl fisiologis bukan obat tapi larutan yang sama dengan cairan tubuh, sehingga dapat diteteskan pada hidung bayi sesering mungkin tanpa menimbulkan efek samping.”
Batuk berdahak bisa diatasi dengan memberi bayi minum lebih banyak daripada biasanya. Tujuannya agar dahak menjadi encer dan mudah keluar. Balsam boleh-boleh saja dibalurkan karena uap yang terhirup dapat memberi wangi yang enak pada bayi. Tapi waspadai zat-zat yang terkandung di dalamnya karena bisa menimbulkan reaksi pada kulit bayi. Sebagai percobaan, oleskan balsam sedikit. Bila tidak ada reaksi seperti merah-merah pada tubuh bayi bisa dioleskan pada dada dan punggungnya.
Suara ngorok yang biasanya terdengar saat bayi tidur tak perlu dikhawatirkan. Suara tersebut muncul karena ada lendir yang terkumpul di jalan napas bagian atasnya. Selama bayi dapat tidur nyenyak, asupan makan dan minumnya tak terganggu, serta tumbuh kembangnya setiap bulan tampak baik berarti ia hanya terjangkit penyakit ringan. Dahak pada manusia,sebenarnya tidak perlu selalu dikeluarkan lewat mulut karena akan dikeluarkan secara alamiah oleh saluran napas. Contohnya, karena bayi belum memiliki kemampuan untuk meludah, dahak yang sudah keluar di rongga belakang mulut (farings) akan tertelan dengan sendirinya masuk ke dalam saluran cerna.
GEJALA RAWAN
Sebagai informasi, penyakit saluran napas seperti batuk pilek biasanya berlangsung selama 3 hingga 10 hari. Bila dalam batas waktu tersebut bayi masih terserang batuk pilek tanpa penyebab yang jelas tentu perlu segera diperiksakan ke dokter. terkadang orang tua terlalu khawatir,saat mendengar bayinya batuk, Padahal bayi batuk sekali dua kali.
Lain bila batuk pilek yang dialami sampai menyebabkan si kecil rewel, tidak bisa tidur, dan tidak bisa minum atau makan. ini jelas serius sehingga harus dibawa ke rumah sakit,gejala penyakit lain yang mengharuskan bayi ditangani serius adalah (1) tidak mau makan-minum (2) napas cepat, dan (3) muntah-muntah. Kalau sampai bayi tidak mau makan dan minum, hal ini menunjukkan penyakit yang serius.
Tak mau makan dan minum bisa dikarenakan napas bayi yang sudah memburu. Patokan frekuensi napas yang sudah masuk kategori berbahaya adalah lebih atau sama dengan 50 kali permenit untuk bayi higga usia 1 tahun. Untuk itulah orang tua mesti menghitung jumlah napas bayi saat ia terlihat tersengal-sengal.Supaya  tidak salah menghitungnya, lakukan saat bayi dalam keadaan tenang sambil dipangku, misalnya. Bila jumlahnya sampai 50 kali setiap menit atau lebih, segera larikan bayi ke rumah sakit.
Muntah-muntah juga merupakan gejala yang perlu dicermati. Walau agak sulit menentukan frekuensi yang sudah dianggap rawan, sebagai patokan bila muntah itu terjadi setiap kali bayi diberi asupan minuman dan makanan, berarti kondisinya cukup serius. Kalau bayi sudah muntah-muntah sekitar 3-4 kali dalam sehari, lebih baik bawa dia ke dokter. Yang dikhawatirkan, akibat muntah-muntah yang dialami, bayi tidak mendapat asupan gizi yang cukup. Muntah sendiri bisa menunjukan gejala penyakit pada saluran napas, saluran cerna, penyakit saraf pusat dan lainnya. Nah, kalau ini yang terjadi, bawalah segera bayi Anda ke dokter yang berkompeten.
IMUNISASI TETAP BERLAKU
Yang perlu diketahui, anggapan bahwa bayi sakit tak boleh diimunisasi sebenarnya kurang tepat. Jika bayi terjangkit penyakit ringan seperti batuk pilek, maka secara teori jadwal imunisasinya tak perlu terganggu. Saran Waldi, kalau sudah tiba jadwal imunisasi, walau sedang flu, sebaiknya bayi tetap dibawa ke dokter. Biar dokter yang memutuskan melalui pemeriksaan. Bila kondisi bayi baik, dokter akan tetap memberi imunisasi. Sebaliknya bila sakitnya ternyata agak berat, imunisasi akan ditunda.
Lain halnya dengan bidan yang umumnya akan menunda imunisasi bila orang tua melaporkan kondisi si kecil sedang tak sehat. Ini wajar karena bidan tidak bisa menentukan ringan tidaknya penyakit yang diderita bayi.


Obat Radang Tenggorokan








Musim pancaroba identik dengan musim wabah penyakit. Salah satu penyakit yang cukup mengganggu adalah radang tenggorokan. Demam, tubuh lemas hingga gatal di tenggorokan memang bisa menjadi pengganggu aktivitas Anda. Coba satu dari ramuan alami untuk mengatasi keluhan kesehatan ini.
1. Bawang putih
Ramuan: tanaman jenis umbi satu ini dikenal dengan khasiatnya yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh atau sebagai antimicrobial (zat pelawan virus) dan punya kualitas antibakteri, menurut Michael Finkelstein, pakar holistik dari Westchester County, New York, AS. Jadi, bawang bisa membantu tubuh menyembuhkan infeksi yang menyebabkan tenggorokan gatal sekaligus melawan kuman yang menyebabkan rasa nyeri dan iritasi pada tenggorokan.

Kandungan zat yang terkandung didalamnya berkhasiat sebagai obat allicin, bawang putih mentah kemudian dipotong, diremukkan, dan dikunyah. Finkelstein menyarankan untuk masukkan 1-2 siung bawang ke dalam microwave selama 10 – 15 detik untuk mengurangi aroma dan rasa tajam dari bawang putih. Lalu, remukkan bawang lalu kemudian dimakan berbarengan biscuit sebagai isi. Konsumsi ramuan ini sekali sehari.
2. Air garam hangat
Ramuan: “Cara ini cukup praktis untuk  bisa menyejukkan dan membunuh bakteri di tenggorokan,” kata Grace Keenan, M.D., direktur Nova Medical Group, Ashburn, Virginia. “Demikian pula ramuan ini bisa meningkatkan aliran darah untuk membawa sel yang melawan infeksi untuk mempercepat kesembuahan.”

Campurkan satu sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Gunakan ramuan ini untuk berkumur, dan lakukan sekali 1-2 per hari.
3. Teh herbal
Tumbuhan herbal memang bermanfaat Herbal sebagai pembangkit imunitas, seperti akar goldenseal atau echinacea. Kadungan licorice di dalamnya bisa menjadi antiviral dan antibakteri. Coba seduh teh herbal dengan air hangat dalam cangkir. Minumlah selagi hangat. Anda bisa mengonsumsi ramuan ini sebanyak yang Anda suka.

Kunyit putih bantu atasi penyembuhan kanker


Cara pengobatan herbal menjadi alternatif banyak orang untuk penyembuhan sejumlah penyakit penyakit. Salah satu pengobatan herbal yang banyak diminati adalah kunyit putih yang bisa digunakan untuk membantu penyembuhan kanker.




Kunyit putih ternyata bisa membantu proses penyembuhan dari kanker karena mengandung senyawa turunan (derivat) flavonoid dan kurkumin yang bertindak sebagai antioksidan.

Khasiat kunyit putih dalam melawan sel kanker masih sebatas penelitian in vitro (laboratorium) dan belum mencapai uji klinis. Namun kunyit putih sudah banyak dipakai sebagai obat alternatif untuk penyakit kanker.

Penelitian secara in vitro dilakukan dengan uji bioaktivasi. Sel kanker dikembangbiakkan dalam laboratorium dan setelah diberikan konsentrasi tertentu dari kunyit putih sel kanker tersebut menjadi mati. Selain itu didapatkan pula bahwa aktivitas kunyit putih dalam mematikan sel kanker lebih baik dibandingkan dengan tanaman Mahkota Dewa.

Pada tahun lalu sempat dilakukan penelitian terhadap pasien kanker di salah satu RS Kanker di Indonesia, sekitar 30-40 persen pasien kanker diberikan pengobatan herbal dengan kunyit putih yang digabung dengan pengobatan medis seperti kemoterapi atau pengobatan kanker lainnya.Setelah diberikan terapi gabungan ini, banyak pasien yang menuturkan bahwa dirinya merasakan ada perbaikan pada kondisi kesehatannya. Tahap pengujian ini termasuk dalam testimoni klinis.

Secara teoritis waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penelitian mengenai obat kanker sekitar 10-15 tahun. Tentunya dengan melewati beberapa tahapan seperti pengujian secara in vitro, uji praklinis, pengujian ke manusia yang sehat, pengujian ke pasien yang sakit dan terakhir diujicobakan ke sentra medis di beberapa negara.


Hambatan paling besar dari penelitian mengenai kanker ini adalah besarnya biaya yang dibutuhkan untuk melakukan penelitian. Selain itu perhitungan dari dosis yang dibutuhkan (pencarian formula) untuk manusia juga bukan hal yang mudah.


Sementara itu, American Institute of Cancer melaporkan kunyit putih bisa digunakan untuk mencegah kanker. Antioksidan yang terkandung dalam kunyit putih bisa memiliki fungsi untuk mencegah asam deoksiribonukleat (DNA) dari kerusakan. Kerusakan gen ini merupakan salah satu faktor pemicu timbulnya kanker. Selain iu, diketahui juga bahwa senyawa yang terkandung dalam kunyit putih bisa bertindak sebagai obat anti peradangan.

Beberapa penelitian lain pun menyebutkan ada kandungan Ribosome in Activating Protein (R.I.P) dalam kunyit putih. Senyawa ini diduga dapat menghambat penyebaran sel kanker dan mencegah kerusakan sel. Tapi penelitian ini baru menggunakan sel kanker yang dibiakkan dalam laboratorium dan belum diujicobakan ke pasien atau manusia.

Penelitian bahan alam untuk penyembuhan penyakit kanker yang sudah terbukti secara klinis adalah ekstrak dari pohon cemara (pinus Taxus brevifolia) yaitu paclitaxel.

Bagi pasien kanker yang mau mengonsumsi bahan alam atau menggunakan pengobatan herbal seperti kunyit putih silahkan saja, baik yang sudah dalam bentuk bubuk atau bikin sendiri. Tapi sebaiknya tetap dibawah pengawasan dokter mengenai dosisnya.